Wilayah Jawa Timur Masih Di Dominasi Oleh Bencana Hidrometeorologi
Beberapa
wilayah di Indonesia memiliki potensi bencana alam yang cukup tinggi.
hal tersebut karena letak geografis Indonesia yang terletak di Antara 3
Lempeng dunia, sehingga potensi gempa bumi, tsunami dan letusan gunung
api masih mengancam. Selain itu bencana banjir dan tanah longsor
termasuk bencana yang sering melanda indonesia. Wilayah Indonesia
Seperti Jawa Timur memiliki Potensi bencana, namun bencana di Jawa timur
masih di dominasi oleh Bencana Hidrometeorologi. Bencana ini cukup
mendominasi di Jawa timur.
Jawa
Timur yang dikelilingi gunung berapi aktif dan lautan serta intensitas
curah hujan tinggi menjadikan wilayahnya menjadi rawan terjadi bencana.
Namun dari data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jatim
diketahui, bencana didominasi oleh faktor hydrometeorologi hingga
mencapai 53,84%. Bencana Hydrometeorologi Di Jatim karena Letak
Geografisnya. Jatim memiliki tujuh sungai dengan dua sungai besar, yakni
Brantas dan Bengawan Solo serta lima sungai di bawah kewenangan pemkab
dan provinsi. Dalam bencana Hydrometeorologi , sungai menjadi pemicu
terjadinya banjir yang di picu oleh curah yang tinggi. Selain itu,
dataran tinggi sebagai sumber dari banjir bandang dan faktor geografis
dikelilingi Laut Jawa membuat Jawa Timur rawan bencana banjir.
Saat
ini Upaya pemantauan kondisi wilayah rawan bencana terus di tingkatkan.
Selain itu upaya sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat terutama
masyarakat yang tinggal didaerah rawan bencana seperti masyarakat yang
tinggal di daerah aliran sungai (DAS) di sepanjang Sungai Brantas dan
Bengawan Solo yang rawan banjir. Guna mencegah risiko dan kerugian
akibat bencana alam, BPBD Jawa Timur melakukan serangkaian aksi. Mulai
dari kesiapsiagaan sebelum bencana meliputi mitigasi bencana,
pencegahan,rencana siaga, dan peringatan dini pada masyarakat.

Komentar
Posting Komentar